Wednesday, October 11, 2017

Kompetisi Resmi dari Scania untuk Pengemudi Bus di Indonesia

Scania Driver Competitions Indonesia 2017. Sumber
Mungkin agan terkadang kalo jadi pengendara di jalan sering kali merasa terganggu dengan perilaku pengendara bus yang jalannya ngebut bahkan tidak jarang juga melakukan pelanggaran lalu lintas seperti melanggar marka jalan, "buka jalur" dan menerobos lampu merah. Mereka itu bukan sedang berkompetisi. Ada berbagai alasan mengapa mereka melakukan itu, klise sih alasannya.

Bicara soal kompetisi, untuk pertama kalinya diselenggarakan Scania Driver Competitions Indonesia  (SDCI) 2017 pada bulan April lalu, event ini diadakan oleh United Tractors (UT) selaku ATPM dari produk Scania dan pesertanya hanyan untuk pelanggan UT. Scania Driver Competitions merupakan ajang pencarian pengemudi truk dan bus terbaik yang telah menjadi event rutin yang sudah digelar sejak tahun 2003 di negara-negara Eropa dan beberapa negara lain seperti Kenya, Malaysia, Singapura, Myanmar, Thailand, Brazil dan Argentina. Kompetisi ini bertujuan untuk sosialisasi dan edukasi pengemudi mengenai keselamatan di jalan raya, pengoperasian kendaraan yang efektif bahan bakar dan ramah lingkungan.

Sebelum masuk babak final yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 26 dan 27 April 2017, para peserta harus melalui beberapa tahapan seleksi yaitu administrasi dan tes tertulis. Tes penyaringan atau babak kualifikasi dilakukan di kantor PT. United Tractors, Tbk di Balikpapan, Jakarta, Medan, Samarinda, Semarang, Surabaya, Makassar, Palembang dan Bandung. Ada pula tes yang dilakukan di sejumlah pusat layanan seperti di Tarakan, Site Adaro, Batukajang, Bengalon, Binungan, Bontang, Buhut, Muaralawa, Lati, Loajanan, Rantau, Sangatta, Sungai Danau, Tabang, Tanjung Enim, Tanjung Redeb, Tuhup dan Tenggarong.

Tahap kualifikasi. Sumber

Hingga akhirnya terpilih 10 finalis untuk mengikuti babak final di Jakarta. Ke 10 finalis kategori bus antara lain:
  1. AA Kurniadi N – PT. Mayasari Bakti
  2. Alfius – PO. Putera Jaya
  3. Arif Nur – PT. Transportasi Jakarta
  4. Asril Chandra – PO. Halmahera
  5. Feryanto Gini L – PO. Rosalia Indah
  6. Hasriandi – PT. Bintang Sempati (Sempati Star)
  7. Hevi Rivandi – PT. Putera Pelangi Perkasa
  8. Lontas Sihite – PO. Bintang Utara
  9. Parulian Simanjutak – PT. Transportasi Jakarta
  10. Tri Leksono – PT. Putera Mulya Sejahtera

Di babak final ada 2 materi yang dikompetisikan, unitnya yang digunakan pada kategori bus yaitu Scania K360iB. Pertama adalah defensive driving and fuel economy yang diadakan di jalan umum, dimana hal yang dinilai oleh juri adalah cara mengemudi yang baik dan benar sesuai dengan regulasi serta menghasilkan pengoperasian efisien yang dideteksi melalui Scania Fleet Management System C200.

Apa sih Scania Fleet Management System?

Scania Fleet Management Services (FMS)

Merupakan sebuah perangkat telematika yang dapat menfasilitasi komunikasi satu arah antara unit Scania dengan pengguna. Sistem ini memudahkan pengguna untuk bisa mengetahui posisi dan kondisi unit. Pengguna juga dapat mengetahui informasi yang lebih lengkap tentang unit secara realtime, dengan mengakses portal FMS Scania .

Keuntungan yang diperoleh pengguna dengan adanya FMS ini adalah penggunaan bahan bakar menjadi ekonomis, mengurangi emisi, meningkatkan utilisasi kendaraan, meningkatkan pola pengemudi yang aman dan efisien, serta mengurangi tingkat kecelakaan sehingga pengguna dapat menghemat biaya asuransi. Pengguna juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktifitas, serta mengidentifikasi area mana yang bisa ditingkatkan untuk keberhasilan bisnis.

Saat ini, FMS juga sudah dapat diakses melalui aplikasi pada smartphone.

Materi yang kedua adalah boardwalk and knock the king, diadakan di United Tractors Yard, Sukapura. Untuk materi ini, UT mengundang beberapa komunitas penggemar bus untuk menyaksikan jalannya kompetisi. Dalam materi kedua ini, yang menjadi skor penilaian adalah kecakapan pengemudi dalam bermanuver. Boardwalk yaitu roda bus tepat melintas di atas papan yang disediakan, baik berjalan maju maupun mundur, manuver kendaraan dibatasi dengan kerucut. Klimaksnya menginjak balon dengan roda depan kanan hingga meletus.

Boardwalk manuver. Sumber

Boardwalk menginjak balon. Sumber

Video boardwalk SDC Thailand.

Sedangkan knock the king yaitu pengemudi dengan busnya harus menyenggol 4 buah tabung berwarna merah hingga terjatuh diantara tabung warna biru, klimaksnya pengemudi menyenggol 1 tabung warna merah tapi tidak boleh sampai jatuh, cuma miring aja
Knock the king mundur. Sumber

Knock the king maju. Sumber

Video knock the king SDC Thailand.

Video knock the king SDC Thailand

Video knock the king SDC Thailand.

Juara 1 pada event SDCI 2017 yaitu pengemudi asal PO. Rosalia Indah, Feriyanto Gini L yang berhak atas hadiah Rp. 50 juta rupiah dan akan mewakili Indonesia dalam kompetisi pengemudi Scania tingkat Asia Tenggara di Malaysia, juara 2 Tri Leksono asal PO. Putera Mulya mendapat hadiah Rp 20 juta rupiah dan juara 3 Alfius asal PO. Putra Jaya mendapat Rp 10 juta rupiah.
Pemenang katogeri bus. Sumber.

Kemudian di bulan Agustus-nya pemenang juara 1 dari SDCI 2017 diberangkatkan ke Malaysia untuk mengikuti Scania Driver Competitions Southeast Asia yang pesertanya berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Myanmar dan Filipina. Secara keseluruhan uji keterampilannya sama seperti di Jakarta, boardwalk dan knock the king. Tapi sayangnya perwakilan Indonesia di kategori bus tidak berhasil memenangkan kompetisi.
Perwakilan Indonesia di kategori bus. Sumber.

Ini dia video singkat Scania Driver Competitions Indonesia 2017.



Referensi 1, referensi 2, referensi 3, referensi 4, referensi 5


Simak diskusinya di Forum Kaskus, Gan!

2 comments:

  1. ah keren, gak ada video kompetisinya nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo untuk video SDCI yang detail ane ga nemu, Gan. Tapi bisa diwakilkan dengan video SDC Thailand, sama sih kalo menurut ane.

      Udah ane update ya Gan blog-nya

      Delete